IMS, Upaya AJTM Tingkatkan Pelayanan Untuk Nasabah

Jajaran direksi AJTM (Dari kiri ke kanan) Hanindio W. Hadi Direktur Utama AJTM, Yuzran Bustamar, Haris Anwar, Yennita saat Kick Off Investment Management System (IMS) di kantor Pusat AJTM pada Rabu (10/11/2021). (Foto: Dok. AJTM)

JAKARTA – PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (AJTM) menggelar acara kick off implementasi aplikasi Investment Management System (IMS), yang berlangsung di Kantor AJTM, Tamansari Parama, Jakarta Pusat, pada Rabu 10 November 2021.

Sesuai komitmen penuh menjalankan transformasi dan inovasi berkesinambungan dalam memberikan pelayanan dan hasil terbaik bagi stakeholders, inisiasi IMS diselenggarakan secara offline dan online dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi, Management Experts, karyawan AJTM serta team Praisindo yang merupakan konsultan aplikasi.

Direktur Keuangan & Investasi AJTM, Yuzran Bustamar menuturkan IMS merupakan suatu sistem pengelolaan investasi secara menyeluruh dan end to end mulai dari transaksi sampai dengan pelaporan secara otomatis. Dengan diterapkannya sistem ini, maka pengelolaan dana nasabah menjadi lebih prudent dan sustainable.

“Jadi dengan pengelolaan berbasis IT dan sistem digital ini, nanti semua arahan investasi yang sudah diamanahkan oleh RUPS dan arahan dari Komite Investasi akan lebih terjaga, sistem akan mengunci transaksi mengikuti arahan investasi. Jadi intervensi dari people akan semakin berkurang, sehingga akan comply terhadap arahan dan peraturan yang berlaku,” terang Yuzran saat berada di lokasi acara.

Dengan IMS ini maka proses investasi yang dilakukan AJTM akan lebih “Agile, Reliable, dan Sustainable”. Agile artinya keputusan dan transaksi investasi akan menjadi lebih cepat dan adaptif menyesuaikan kondisi pasar karena dapat diakses secara real-time untuk menghasilkan return yang optimal.

Reliable artinya pelaporan data dan informasi dari aplikasi investasi merupakan single source yang dapat diandalkan karena sudah otomatisasi dan terintegrasi dengan sistem laporan keuangan maupun sistem di Bank Kustodian. Dan sustainable artinya seluruh historikal transaksi sesuai tingkat otorisasi-nya dan pelaporan akan tersimpan secara berkelanjutan di server Perusahaan.

Yuzran juga menegaskan bahwa hadirnya sistem ini sangat membantu AJTM, lantaran proses pengelolaan investasi menjadi lebih prudent, efektif, dan efisien. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat khususnya yang ada di Pertamina Group untuk turut bergabung menggunakan produk-produk unggulan dari AJTM.

Yuzran juga menyatakan bahwa hingga saat ini kinerja AJTM terus meningkat dan unggul dibandingkan kompetitor, atau perusahaan asuransi jiwa lainnya yang ada di Indonesia. Tak lupa, ia juga berharap dukungan khususnya captive di Pertamina Group dan PT Timah Group bagi pengembangan usaha AJTM kedepan.

AJTM saat ini mengelola sekitar 66.000 nasabah di Pertamina grup dengan potensi captive yang masih sangat besar. Selain di captive, AJTM juga dipercaya oleh beberapa perusahaan ternama lainnya seperti Exxon, Petrochina dan ENI. 

“Dari sisi laba bersih AJTM tumbuh sekitar 159 persen dibandingkan dengan tahun yang lalu dan kami juga saat ini lebih baik dari perusahaan kompetitor,” tutup Yuzran. *STK/IN